Pada suatu hari, sepasang suami istri baru saja pindah dari kota besar ke pulau Bangka. Suasana dari kota besar tentu sedikit berbeda, lebih sepi tentunya. Sang suami bernama mas Daremin dan sang Istri bernama Sri, setelah mereka menetap beberapa lama di pulau Bangka, sang suami mendapat tugas untuk kembali ke kota besar dalam beberapa hari. Sebagai suami yang baik sebelum meninggalkan istrinya, tentu memberikan wejangan.
"Sri, istriku tersayang jika terjadi sesuatu denganmu saat aku pergi ke kota besar, sebut namaku tiga kali dengan suara keras maka sebagai suamimu, aku dapat merasakan bahwa kamu memerlukan daku."
"Baiklah Mas!", kata Sri
Setelah tiga hari di tinggal suami, pada malam harinya, rumah pasangan Sri dan Daremin kemasukan maling.
-Sang maling ketika melihat Sri sedang tidur, dalam posisi yang" enak", sang maling sedikit berubah pikiran. Si Maling mendekati Sri yang sedang tidur. Sri tentu sangat terkejut ketika merasakan sesuatu. Dengan spontan Sri teringat pesan sang suami yang tersayang untuk memanggil nama suaminya. Berhubung Sri susah menyebut huruf "R" maka Sri memanggil nama suaminya dari Daremin menjadi "dalemin"....
sang maling tentu kaget ketika Sri berteriak demikian.
"Mana bisa didalemin lagi ini udah mentok" kata sang Maling